“APA?
Jawabannya : ini sebuah perasaan yang aneh dan penuh dengan pertanyaan yang nggak bisa dan susah untuk dijawab, membingungkan memang, kadang mengasyikan, membuat salah tingkah, wajah memerah, keringat dingin, mulut cuma bisa diam tanpa bisa bilang “aku sayang kamu”.
“KAPAN?”
Jawabannya: Sejak ultah seseorang yang membuat kami berdua dekat, tepatnya november. Rasa itu sangat nyata dan aku nggak bisa menolaknya karena dia sudah benar-benar ada dalam hati dan nggak bisa dengan mudah hilang begitu saja.
“KENAPA?”
Jawabannya: Tanya sama Tuhan, karena sampai gue punya rasa sama tuh bocah. Yang pasti sejak rasa itu ada, rasanya gue pengin mantengin dinding facebooknya, twitternya sampai…. gue pengin mantengin wajahnya secara LIVE!
BAGAIMANA BISA?
Jawabannya : GUe terlalu deket sama dia, gue cerita banyak tentang cowok yang membuat kami berdua dekat, sampai pada akhirnya gue jadi ngerasa nyaman dan pada akhirnya gue suka sama dia, kepribadiannya, sifatnya dan satu hal yang gue suka “dia satu-satunya cowok yang bisa gue cemburu, nangis, senyum, ketawa daaan… gue ngerasa aman disamping dia.
SIAPA?
Jawabannya : Seprodi gue kayaknya tau -.-” gue sampai bener-bener malu, kenapa sampai banyak yang tau. mungkin gara-gara gue terlalu frontal di blog, facebook, twitter. Jadi pembelajaran buat gue sendiri kalau… “NGGAK SEMUA HAL YANG BISA LOE SHARE DI FACEBOOK DAN BLOG.”
Dan dia adalah “Anandita Poetra Farruben” gue akui itu.
SAMPAI KAPAN ADA RASA ITU?
Jawabannya : sejak makan pagi bareng. gue liat dia dari belakang dan saat makan, gue nggak pernah berharap miliki dia, rasanya ini cuma perasaan “suka” sesaat. dan gue berusaha mulai mengakhirinya dan memcoba memperbaiki semuanya.
ADA PENGGANTI?
Jawabannya : Gue pengin fokus, seperti blog seorang kakak kelas yang bilang “seseorang yang baik akan dapat seseorang yang baik”, “wanita baik akan dapat laki-laki yang baik juga”. gue nggak mau cuma nunggu dan berharap, gue cewek, dan gue rasa “ALLAH PUNYA JALAN YANG TERBAIK BUAT AKU.” Mungkin nggak sekarang, tapi nanti, besok, atau hari ini.
Gue… “Semester 3 ini mau fokus”, buat gue, orang tua gue dan pembuktian buat adik gue… kalau gue “kakak yang baik”.
KATA-KATA BUAT DIA?
Jawabannya : Makasih buat semua hal yang lo kasih, makasih buat masalah yang lo bikin jadi pendewasaan yang baik buat gue, sedikt demi sedikit. LOE PEMBELAJARAN TERBAIK SEMESTER, DI JURUSAN INI, DAN DALAM HIDUP INI.
MAakasih yaaa… Anan.